Tone Gradation



   Halo, Assalamu'alaikum dan selamat datang kembali di blog saya!

Minggu ini mari kita lanjutkan pembahasan mengenai gradasi lanjutan dari tulisan saya minggu kemarin. Jadi, seperti yang sudah saya bahas tentang 3 jenis kasaran dari gradasi, minggu ini kita akan mengulas lebih lanjut tentang tone gradation atau gradasi yang berfokus pada tone (warna) 


*contoh gambar dari pekerjaan saya yang (maaf) belum jadi. Tapi semoga Anda mendapatkan ide dasarnya

Gradasi ini sering dijumpai pada kulit dan baju. Dikarenakan bagian itu memerlukan detail yang luar biasa agar mencapai hasil yang maksimal. Tidak dilupakan juga efek suhu (panas dan dingin), pantulan suatu permukaan benda yang berbeda-beda, dan masih banyak lagi. Dan sayangnya banyak sekali yang melakukan kesalah-kesalah fatal dalam pelukisan bagian tersebut. Seperti:

1. Memilih cat coklat lalu dicampur putih untuk basic color. Hal ini sangat sangat sangat salah. Seperti yang saya katakan minggu lalu bahwa base color haruslah warna yang paling terang karena menurunkan level kecerahan dari suatu warna itu jauh lebih mudah dari menaikkan level kecerahannya. Terutama pada cat yang telah diaplikasikan ke kanvas/kertas.

2. Menggunakan hitam untuk bayangan adalah BIG NO NO. Hal ini harus ditegaskan dengan jelas agar kita semua sadar seberapa salahnya itu. Memang iya jika kita itu memerlukan warna hitam untuk menurunkan level warna secara derastis. Tapi dengan gampangnya mencampurkan warna hitam dengan warna-warna yang ingin dibayangkan itu sangat salah. Disamping warnanya akan saling bertabrakan, tidak vibrant, dan terkesan mati, lukisan jadi serasa hampa dan tidak ada rasanya.

Lagi pula jika ingin melukis benda hidup, terutama kulit manusia, menggunakan warna hitam untuk men-shadowing jelas akan terlihat unrealistis.

3. Tidak bermain dengan warna. Putih, hitam, coklat, kadang kuning, jika itu itu saja warna yang dipadu padankan maka lukisan akan terlihat semakin bosan dan biasa. Semakin banyak letupan kecil warna semakin bagus. Meski begitu hati-hati dalam menggunakan mereka. Warna-warna yang bertubrukan juga tidak enak bila dipandang.

Banyak juga larangannya? Lalu bagaimana agar terhindar dari kesalatan fatal yang sering dilakukan itu? Berikut tips dari saya!

1. Gunakan warna merah muda dengan kecenderungan ke putih untuk kulit yang putih, tambahkan setikit kuning untuk kulit coklat, dan tambahkan lagi biru tua untuk kulit yang lebih gelap. Lanjutkan dengan counturing dan highlight. Semakin detail perbedaan tone warna semakin bagus. Asalkan warna itu masih dalam satu lingkaran harmoni warna yang sama.

2. Gunakan biru tua untuk bayangan  dan hijau untuk garis antara bayangan dan base color. Dengan begitu spectrum warnanya akan semakin hidup dan lebih realistis. Jangan lupa untuk menambahkan warna yang cerah untuk bagian highlight agar seimbang.

3. Jika masih takut bermain dengan pallet, gunakan warna merah dan campurkan sedikit dengan semua warnanya. Karena warna merah sangat pigmented dan sangat gampang dikontrol, maka belajar mengkombinasikan warna bisa dibantu dengan warna merah dulu untuk awalan.

Sekian untuk blog saya kali ini. Silahkan kembali lagi minggu depan untuk bahasan terakir kita pada topik ini, yaitu gradasi tekstur.

Terimakasih!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Achievement update

Digital Drawing

Digital Painting